Showing posts with label Information Space. Show all posts
Showing posts with label Information Space. Show all posts

Picture : Bus TransJakarta
JAKARTA, DINAS PERHUBUNGAN - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, mengecam tindakan penembakan bus Transjakarta di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Aksi nekat itu sangat berbahaya karena peluru yang dimuntahkan pelaku hanya beberapa centimeter dari pintu tangki bahan bakar. Dikutip dari VIVAnews (17/01).




"Itu sangat bahaya, bus bisa saja meledak," kata Udar Pristono di Jakarta, Senin, 17 Januari 2011.
Menurut dia, kejadian berawal saat kendaraan yang dikemudikan pelaku bernama Nico itu masuk ke jalur khusus busway di kawasan Pluit. Nico kemudian sempat keluar dari mobilnya dan memarahi pengemudi bus.
"Sopir bus TransJakarta lalu bilang ke pelaku, Anda yang salah karena masuk jalur busway," kata pria yang akrab disapa Pris ini menirukan ucapan sopir TransJakarta pada kejadian Sabtu 16 Januari malam.
Tidak terima dengan ucapan si sopir, Nico kemudian mengeluarkan pistolnya dan menembakkan ke udara beberapa kali. Tidak hanya sampai di situ, Nico juga menembak body bus berbahan bakar gas itu.
"Sopir memang tahu bus ditembak, tapi tidak tahu kena bagian mana, baru ketahuan saat mengisi BBG di Kampung Rambutan. Bagian samping bus, dekat tangki yang kena tembakan," paparnya.
Meski hanya mengakibatkan kerusakan kecil di bagian body bus, namun tindakan Nico itu sangat berbahaya. "Untung hanya kena samping tangki, kalau pas tangkinya? Bisa bahaya itu," ucap Pris.
Tindakan yang dilakukan Nico itu harus diganjar dengan hukuman yang sesuai karena bisa membahayakan nyawa orang lain. Menurut Pris, pelaku penembakan bisa jadi tidak waras, karena perbuatannya nekat sekali dan ini kali pertama kejadian tersebut terjadi di Jakarta.
"Stres dan tidak waras dia. Harus dihukum sesuai ketentuan dan katanya dia juga kedapatan memiliki ekstasi," ungkapnya.
Saat ini, polisi sudah membekuk Nico (sebelumnya Niko). Saat dibekuk semalam di kediamannya kawasan elit Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, polisi mendapatkan barang bukti lain yang cukup mengejutkan.
"Petugas menemukan 11 ribu ekstasi di salah satu ruangan yang berfungsi sebagai kantor," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Baharuddin Djafar, di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin 17 Januari 2011.

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring membantah kabar yang mengatakan pihaknya meminta pajak dari vendor BlackBerry (BB), Research in Motion (RIM) menurut Antara (17/01) lalu.

"Saya luruskan, saya tidak meminta pajak kepada RIM," kata Tifatul Sembiring di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan, selama ini RIM yang mengoperasikan layanan BB di Indonesia memang hanya membayar pajak di Kanada sebagai "home base"-nya.
Di Indonesia RIM melakukan kesepakatan bisnis dengan enam operator untuk menyelenggarakan layanan BB.
Enam operator tersebutlah yang selama ini taat membayar pajak namun pada dasarnya merupakan entitas bisnis tersendiri dari RIM di luar "deal" bisnis yang telah mereka lakukan. Pihaknya telah melakukan pertemuan resmi dengan RIM dan dalam waktu dekat akan mengambil langkah konkret.
Tifatul sendiri menilai RIM mengulur-ulur waktu untuk dapat "comply" dengan aturan main berbisnis di Indonesia termasuk dalam hal melakukan "filtering" konten pornografi.
"Kami lihat RIM masih mengulur waktu," kata Tifatul Sembiring.
Pihaknya memberikan waktu selama 100 jam atau sampai dengan 21 Januari 2011 bagi RIM untuk memblokir atau melakukan "filtering" terhadap konten pornografi.
Menkominfo pada Senin sore (17/1) melakukan rapat kerja dengan Komisi I DPR RI untuk membahas persoalan BlackBerry di Indonesia yang sampai saat ini menjadi isu nasional yang mengundang pro-kontra banyak pihak.

Picture : Pertemuan Presiden & Tokoh Agama
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap pertemuan antara pemerintah dan para tokoh lintas agama dapat menenteramkan rakyat Indonesia.
Dalam pengantarnya pada pertemuan dengan tokoh lintas agama di Istana Negara, Jakarta, Senin malam, Presiden kembali mengingatkan pentingnya persatuan dan kerja keras untuk membawa Bangsa Indonesia sebagai bangsa maju pada abad ke-21, dikutip dari berita Antara pada Senin 17 Januari kemarin.

"Semoga umat di belakang tokoh agama dan rakyat Indonesia yang mengikuti acara ini juga tenteram karena melihat terjalin komunikasi meski kritis tapi penuh tanggung jawab di antara pemuka lintas agama dan kami jajaran pemerintah yang sedang mengemban tugas," tutur Presiden.
Presiden menyampaikan pengantar yang masih bisa diliput oleh media massa pada pertemuan yang dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono beserta seluruh anggota Kabinet Indonesia Bersatu II itu.
Dari pemuka agama hadir antara lain Din Syamsuddin, Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Andreas Yewangoe, tokoh Katolik Franz Magnis Suseno, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma`ruf Amin, Ketua Umum Walubi Hartati Murdaya, serta tokoh Konghucu Budi Tanoewibowo.
Sedangkan acara dialog inti yang mengemukakan pandangan para tokoh lintas agama dan masukan mereka ke pemerintah tidak bisa diliput oleh media massa.
Para wartawan diminta meninggalkan ruangan utama Istana Negara ketika Presiden mengakhiri pengantarnya dan selanjutnya mempersilahkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin untuk mengemukakan pandangannya.
Para Wartawan baru diizinkan masuk kembali pada akhir acara untuk mendengarkan kesimpulan acara dialog tersebut.
Dalam pengantarnya Presiden menyampaikan pemahamannya terhadap peran para tokoh agama yang mengemban misi membimbing masing-masing umatnya sambil memberikan contoh hidup yang terbaik bagi bangsa dan negara.
"Saya pahami peran itu telah dilaksanakan sementara saya beserta wakil presiden dan pemerintah yang saya pimpin sesuai mandat yang diberikan rakyat bekerja sekuat tenaga untuk mengerjakan tugas-tugas umum dan pembangunan," tuturnya.
Presiden pun mengingatkan bahwa untuk mengerjakan tugas-tugas tersebut sama sekali tidak ada jalan mudah namun pemerintah tetap gigih bekerja memajukan bangsa dan negara.
Presiden dalam pengantarnya sempat menjelaskan ihwal pertemuan itu yang bermula dari pesan pendek dikirimkan Din Syamsuddin kepada dirinya pada 14 Januari 2011 yang menginginkan suatu dialog dan pertemuan dari hati ke hati.
Pesan pendek itu kemudian disambut positif oleh Presiden Yudhoyono yang menggelar acara dialog dengan para tokoh lintas agama yang dihadiri tidak hanya oleh para pemuka yang berkumpul di Ma`arif Institute yang melancarkan kritik terhadap pemerintah.
Untuk itu, Presiden meminta agar pertemuan pemerintah dengan para tokoh lintas agama dijadikan ajang dialog bagi sesama anak bangsa yang sama-sama bertanggung jawab terhadap masa depan negara.
"Mari kita laksanakan silaturahmi ini dalam suasana yang konstruktif, saling menerima dan saling memberi. Komitmen kita sama, kita ingin bangsa kita semakin maju dan sejahtera," ujarnya.
Dialog dan komunikasi, menurut Presiden, sangat penting untuk mengurangi mispersepsi dengan cara saling mendengar.

Picture : illustration
California - Sekelompok ilmuwan mengklaim telah menciptakan chip komputer ultracepat, bahkan 20 kali lebih cepat ketimbang performa chip yang ada selama ini.
 
Kebanyakan PC yang ada saat ini hanya dilengkapi dengan dua, empat atau 16 core. Namun kelompok ilmuwan itu mengaku telah mengembangkan central processing unit (CPU) yang secara efektif dilengkapi dengan 1.000 prosesor dalam satu chip.

Seperti dikutip Korea Times, Minggu (2/1), chip tersebut dapat memproses sekitar lima gigabyte data per detik, atau sama dengan 20 kali lebih cepat ketimbang prosesor komputer biasa. Bahkan konsumsi listrik yang dibutuhkan pun tidak terlalu besar seperti biasa.
Para ilmuwan menyebut chip tersebut sebagai Field Programmable Gate Array (FPGA), seperti halnya mikrochip biasa yang mengandung jutaan transistor.
 
Dengan menciptakan 1.000 sirkuit mini di dalam chip FPGA, secara tidak langsung para ilmuwan itu telah mengubah chip tersebut menjadi prosesor berkekuatan 1.000 core, yang setiap core-nya akan bekerja bergantung pada instruksi masing-masing.

Menurut Dr Wim Vanderbauwhede, dari University of Glasgow yang didampingi para koleganya yang berasal dari University of Massachusetts Lowell bahwa prosesor seperti ini akan menjadi umum dan dapat membantu meningkatkan performa komputer dalam beberapa tahun ke depan.

Gambar : illustration
Jakarta. detikINET- Iseng membuat akun palsu di jejaring sosial mungkin menjadi lelucon menyenangkan bagi sebagian orang. Namun sebaiknya jangan lakukan keisengan ini di California karena Anda bisa berurusan dengan pengadilan.

Ini bukan sekadar ancaman melainkan memang sudah ada hukum yang mengatur hal ini di salah satu negara bagian Amerika Serikat (AS) tersebut.

California telah menetapkan Undang-undang yang siap membekuk para pembuat akun palsu atau siapa saja yang meniru orang lain di ranah online.

"Siapa saja yang dengan sengaja dan tanpa persetujuan meniru orang lain melalui atau di media internet atau media elektronik lainnya untuk tujuan merugikan, mengintimidasi, mengancam atau menipu orang lain, berarti telah melakukan pelanggaran pidana," demikian bunyi salah satu poin undang-undang tersebut, seperti dikutip detikINET dari San Fransisco Gate, Selasa (4/1/2010).

Hukumannya bagi para pelaku tak main-main. Mereka yang ketahuan membuat akun palsu bisa dijebloskan ke dalam penjara atau dikenai denda sebesar USD 1.000.